Topik Judul

Cari Blog Ini

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)
Lebih sehat, produksi dan kualitas lebih tinggi.. Minat??

Pemesanan Benih Kentang :

Hubungi http://jayamandirifarm.blogspot.com/
atau phone/whatsApp/Line/WeChat/Viber
+62 812 1919 2065
0812 1919 2065

email : vansekar@yahoo.co.id

LAYANAN KONSUMEN JM FARM :

Free/Gratis Khusus Konsumen :
- Panduan budidaya perbenihan kentang
- Konsultasi teknologi perbenihan kentang
,
Diskon Khusus Konsumen : Pembelian diatas jumlah minimum

Jumat, 26 Juli 2013

Terima Kasihku

Masih berhubungan dengan ujian terbuka saya, ternyata benar kata-kata orang yang pernah mengalami ujian terbuka, suara kencang dan tegas kita akan bleyot alias naik turun saat menyampaikan ucapan terima kasih. Draft ucapan terima kasih yang saya buat, tidak jadi saya baca semua secara lengkap, mengingat tidak stabilnya suara saya karena pengen nangis. What? hehe.. Ya begitulah.. Teringat semua perjuangan ini yang tidak akan berhasil tanpa bantuan semua pihak.
Kata teman saya, meskipun, seseorang, laki-laki sekalipun dengan wajah garang, badan besar, kumis tebal pun, biasanya menangis saat ujian terbuka..



Selain keluarga, dari semua pihak yang berjasa kepada saya, Prof Dr. Ir. GA Wattimena , MSc lah yang banyak membantu memperluas wawasan saya tentang kentang. Bisa dianggap, dari nol hingga saya seperti ini.

Teringat, saat pertama kali saya dan hubby berkunjung ke rumah beliau untuk mengetahui dunia perkentangan dan saya merasa cocok dengan kepakaran dan wawasan beliau, sehingga saya pun ngotot minta beliau menjadi dosen pembimbing saya dibandingkan dosen lain, meskipun beliau sudah pensiun. Bukan saja ilmu tetapi juga wawasan dan networking, saya dapat dari beliau.


Sempat saya kaget saat diskusi pertama tentang proposal saya. Beliau mengetes saya tentang apa saja yang sudah saya ketahui dan darimana literaturnya. Hehe, selama ini saya tidak terlalu perhatian siapa pengarang dan judul bukunya, sehingga pas ditanya begitu, saya agak kelabakan. Saya sebut aja bukunya tebal segini dengan cover buku warna ungu. hihi.. Setelahnya baru ngeh, kalau buku tersebut adalah fotokopian dengan hard cover warna ungu.. Malu deh kalau ingat..

Pernah suatu kali kami diskusi, mungkin hampir 1,5 jam. Topik diskusi menuntut kami untuk mencari literatur yang berhubungan dengan topik tersebut. Hebatnya, beliau langsung mengajak saya untuk melanjutkan diskusi ke perpustakaan dan kami bahas English text book tersebut sampa tuntas hingga hampir 3 jam. Opo tumon coba.. Sangat-sangat jarang menurut saya, dosen yang mau meluangkan waktunya untuk berdiskusi selama itu dengan mahasiswanya deh.. Banyak jempol deh buat beliau.. :)

Yup, mungkin antusias kami sama. Kentang. Kebetulan, beliau tidak saja jago di laboratorium, tetapi juga di lapangan. Jadi wajarlah, bila kami betah diskusi berlama-lama, tidak saja tentang masalah penelitian, tetapi juga pengembangannya. Mengaitkan antara teori dan praktek. Beliau sering jadi narasumber bila saya punya permasalahan di lapangan. Umur beliau yang sudah 80an, tentu jadi jaminan wawasan beliau yang sangat-sangat luas, tinggal bagaimana saya belajar dan menggali pengalaman dari beliau.

Beliau sering memberi tebak-tebakan ke saya. Banyak tebakan ilmiahnya. Yang masih saya ingat saat beliau bertanya kenapa stek tunas lebih bagus daripada stek planlet. Hehe.. tentu lah saya jawab dengan teoritis, karena planlet adalah hasil kultur jaringan dimana jaringannya belum terbentuk sempurna dst.. dst. Itu betul, tapi logikanya apa? Apa bedanya bayi yang dapat ASI dan susu formula.. Hehe, jadi stek tunas adalah bayi yang dapat asupan ASI.. hehe, tentu bukan dalam kaitan penyakit lho ya..

Diskusi terakhir sebelum ujian terbuka, kami membahas kenapa pertanian begitu pentingnya bagi kehidupan manusia. Yup, tentu semua tahu pentingnya protein nabati dari tumbuhan untuk pencernaan manusia. Yang terlupa sedikit, bagaimana mengaitkan fotosintesis dimana terjadi siklus kreb dst menghasilkan berbagai asam amino dengan respirasi dalam menyediakan energi. Njelimet ya? Hehe.. kapan2 saya sharing deh, bagaimana mengaitkan teori dengan prakteknya.. Yup, dari beliau saya banyak belajar bagaimana mengaitkan teori yang gile rumitnya dengan prakteknya. Yang terkadang, tidak saya peroleh dari dosen2 lain.. Karena apa? Kalau kita hanya tau teorinya, maka akan lenyap dengan meningkatnya umur kita, tetapi bila dikaitkan dengan prakteknya, Insya Allah akan teringat sepanjang waktu dan dengan ilmu kita, kita akan mudah berkreasi untuk terus meningkatkan produksi pertanian.. So keep curiosity..

Selesai diskusi, sering saya merasa malu. Ya, lupa kalau beliau adalah profesor saya. Saking semangatnya, sering saya bertanya dengan pertanyaan bertubi-tubi, memang diskusi jadi hidup, tapi tentu, mungkin terlihat tidak sopan melihat posisi saya sebagai mahasiswanya. Untung, beliau memaklumi saya, yang tidak sopan ini. Ini yang terkadang membuat saya salut, karena untuk beberapa orang senior, mungkin agak tabu. Hehe.. Diskusi akan berhenti saat HP beliau berdering karena ditelpon sang ibu.. Hehe, Syukurlah si ibu pun sangat baik dan kami seperti keluarga saja. Sangat terasa saat beliau sedang sakit beberapa bulan lalu..

Jadi ga heran lah, bila dalam beberapa kesempatan, beliau sering mempromosikan saya, entah itu dalam networking perkentangan, ataupun sekedar bercerita dalam kuliah beliau. Yup, sering saya mendapat klien atau kerjasama pihak ketiga dari beliau. Ataupun laporan dari teman-teman kuliah angkatan baru, kalau beliau menyebut2 nama saya sebagai contoh tidak saja ber-IP 4, tetapi juga praktisi pertanian dengan teknologi yang bermanfaat bagi petani. Alhamdullilah, terima kasih atas apresiasinya..

Antusias kami tentang kentang terlihat saat saya meminta beliau mengunjungi penelitian kami. Janjian selasa, tetapi entahlah, beliau tidak juga memberi kabar, sehingga saya berniat menjemput beliau ke Bogor. Apa yang terjadi ? Ternyata beliau sudah ada di lokasi penelitian saya, sementara saya ada di bogor mo menjemput beliau. Ga sinkron bener nih, saking nafsunya pengen dikunjungi.. Hehe, nyesel beratlah saya..

Ketidaksinkronan kami juga terbukti saat ujian terbuka kami. Begitu banyaknya diskusi kami dan kedekatan kami, sehingga beliau menganggap saya adalah cucunya, sedangkan dalam ucapan terima kasih, saya menganggap beliau adalah guru dan bapak saya. Hihi.. dikomentarin pula oleh Wakil Dekan kami.. Hihi..


Terakhir, terima kasih atas semua ilmu, wawasan dan networking yang beliau berikan kepada kami, saya dan hubby. Kami hanya bisa mendoakan beliau agar berumur panjang dan selalu sehat. Semoga semua kebaikan beliau dan keluarga dibalas dengan kebaikan yang terbaik..
Insya Allah, pesan beliau untuk selalu memberikan ilmu yang bermanfaat bagi petani, akan terus istiqomah di hati saya..
Semoga hubungan baik kami tidak berhenti sampai disini, karena ke depan telah banyak kegiatan kerjasama kentang telah menghadang, baik secara institusi maupun dalam hal bisnis..
Amiiin YRA

Alhamdulillah, Akhirnya jadi Doktor

Alhamdullillah, kamis minggu lalu saya sudah berhasil mempertahankan disertasi saya pada ujian terbuka dan berhak menambah gelar Dr. di depan nama saya.
Mudah-mudahan ilmu yang saya peroleh dapat bermanfaat bagi pertanian Indonesia, khususnya bagi dunia perkentangan.. Amiin YRA..
Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya saat penelitian dan penyusunan disertasi juga dalam memperluas wawasan saya dalam dunia perkentangan. Tidak saya sebut satu per satu karena terlalu banyaknya pihak yang telah membantu saya. Semoga semua kebaikannya dibalas Allah SWT dengan kebaikan yang terbaik. Amin YRA..

Foto bersama dengan penguji saat ujian terbuka

Alhamdulillah lega..
Akhirnya saya dapat bekerja kembali di dunia penelitian dan pengembangan penelitian sebagai pelayan masyarakat *pinjem kata2nya Jokowi*.
Mudah-mudahan, kesibukan saya di kantor, nantinya, tidak menghambat posting blog dan berbagi ilmu di dunia maya.. *Hehe, sudah sebulan ini sempat absen ngeblog karena sibuk nyiapin ujian. Maaf, bagi yang sempat sedikit saya cuekin ya*

Insya Allah, ada kegiatan besar yang akan saya emban sebagai dampak disertasi saya. Mudah2n bermanfaat, bukan saja bagi dunia hortikultura, tetapi juga bagi perkentangan.. Amiin YRA
Doain ya..
Salam sukses..