Hampir seminggu ini, saya di pulau pinang, Malaysia. Tepatnya, di tanjung bungah. Bukan vacation lho, tapi ganti shift nungguin adik ipar saya, yang sedang treatment, tomotherapy di mount miriam cancer hospital..
Beberapa alasan orang memilih untuk hidup sehat.
#1#Ada yg karena merasa sudah cukup tua, sehingga sudah selayaknya untuk insyaf dan melanjutkan hidupnya dengan lebih sehat. Toh, sudah merasakan semua makanan. Sudah kenyang. Waktunya, insyaf. Hehe..
#2# Alasan lain, bisa jadi karena kepaksa. Ya, kepaksa untuk hidup sehat, karena kemudian sakit. Dokter menganjurkan untuk hidup sehat karena kesehatannya sudah mulai terganggu. Biasanya nih, ini buat temen2 saya yg perokok, yg kemudian kena penyakit dampak rokok.. Atau tanpa sengaja, ditemukan penyakit dadakan yg timbul..
#3# Nah, alasan ini disebabkan terpengaruh oleh pengalaman sendiri, orang lain, entah itu lewat membaca, mendengar, atau melihat sendiri. Hal ini mendorong utk hidup sehat.. Makanya, dianjurkan untuk menengok orang sakit. Selain untuk menghibur, juga agar kita bisa introspeksi diri.
Dan Saya mungkin termasuk kategori terakhir.
Entah harus bersyukur atau tidak. Dulu, saya pernah sakit parah, yang menyebabkan saya harus menjaga kesehatan saya. Karena sakit parah ini, sempet saya GA berani meneruskan pasca sarjana saya ke luar negeri. Hayoo, kalau sakit disana, siapa yg bantuin. Hehehe...
Akhirnya, beberapa pantangan saya lakukan, terutama makanan. Saya menghindari daging dan ayam potong. Banyakin sayuran dan buah. Lemak2, males banget tuh... Sayangnya, karena tinggal di dataran tinggi, ngebanyakin minum tuh, susah banget. Juga yang susah dihindari, rempela... Favorit tuh... Hehehe... Tapi jarang kok...
Olah raga? Saya usahain paling tidak seminggu sekali ada exercise. Alhamdulillah, akhir2 ini udah jarang dinas luar, jadi bisa lari pagi muter jalan kompleks. Atau paling tidak, pake sepeda statis. Saya punya exercise khusus yg rutin dikerjakan. Adopsi dari yoga. Mulai dari bagian tubuh atas, tengah, dan bawah. Termasuk sit up, push up. Setelah itu... Wah, seger. Semangat kerja deh...
Nah, kembali soal empati...
Berhubung pernah ngerasain sakit, saya juga gampang empati klu ada yg sakit. Lagi2, haruskah saya bersyukur pernah sakit ya...
Kebetulan, byk treatment sudah saya lakukan utk sehat. Baik medis maupun non medis. Dari akupuntur, refleksi, bekam, segala pijat, herbal, sudah pernah saya coba. Yang bayar sekian juta Krn tergiur di tv? Pernah juga saya ketipu... Ha-ha-ha... Namun efek baiknya, saya jadi paham, mana refleksi bener apa engga.
Hehe... Btw, saya nih jago pijat lho. Klu ada tukang pijat ngaku bisa refleksi, ketauan Ama saya klu bohong. Karena saya hafal, semua titik2 refleksi kok... Hehehe...
Ya iyalah, saya jadi ikut mempelajari titik2 refleksi. Beberapa temen Deket, pernah merasakan pijatan saya. Tidak untuk dipamerkan, ha-ha-ha... Takut ntar terkenal doktor pertanian merangkap tukang pijat. Hehehe...
Eh, jadi ngaco lagi
Kembali soal empati. Karena pernah ngerasain sakit, makanya saya gampang kasian sama orang sakit. Ya, termasuk adik ipar saya ini. Saya inget, dulu, ibu saya ngurus saya waktu sakit. Bikinin jus wortel dan apel malang, juga jamu2nya. Hufff... Dan kali ini, saya pun melakukannya utk adik ipar saya. Bikinin bubur nasi yg diblender, dicampur blenderan kentang rebus dan putih telur. Juga rutin jus wortel setiap hari 3x. Hmmmm...
Mudah2n adik saya bisa bersabar menahan sakit selama ditreatment dan kemudian sehat seperti sediakala...
Aamiin yra...
Mohon doanya ya...
Oleh karena itu, kira2 yang masih sehat. Jangan lupa bersyukur dan tetep jaga kesehatan ya...
Keep healthy
Topik Judul
- aeroponik kentang (56)
- catatan harian (102)
- kesehatan (13)
- motivasi (21)
- opini (44)
- Organik (11)
- penelitian (28)
- pertanian (34)
- travelling (21)
- Wirausaha (16)
Cari Blog Ini
Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)
Lebih sehat, produksi dan kualitas lebih tinggi.. Minat??
Pemesanan Benih Kentang :
Hubungi http://jayamandirifarm.blogspot.com/
atau phone/whatsApp/Line/WeChat/Viber
+62 812 1919 2065
0812 1919 2065
email : vansekar@yahoo.co.id
atau phone/whatsApp/Line/WeChat/Viber
+62 812 1919 2065
0812 1919 2065
email : vansekar@yahoo.co.id
LAYANAN KONSUMEN JM FARM :
Free/Gratis Khusus Konsumen :
- Panduan budidaya perbenihan kentang
- Konsultasi teknologi perbenihan kentang,
Diskon Khusus Konsumen : Pembelian diatas jumlah minimum
- Panduan budidaya perbenihan kentang
- Konsultasi teknologi perbenihan kentang,
Diskon Khusus Konsumen : Pembelian diatas jumlah minimum
Jumat, 31 Maret 2017
Senin, 06 Februari 2017
Suntikan semangat dari Senior : Sampingan Workshop Proliga dan TSS
Minggu lalu, ikut workshop Proliga dan teknologi TSS. Sebenernya, isinya berupa sosialisasi Proliga dan koordinasi kegiatan produksi TSS nasional. Tapi tetep seru, karena saya ketemu 2 senior kentang. Hihi.. tetep ya, nyelip kentang diantara hiruk pikuk cabe dan bawang merah..
Proliga atau dikenal dengan produksi lipat ganda, merupakan program untuk melipatgandakan produksi dua komoditas yang konon menghebohkan inflasi, cabe dan bawang merah. Untuk bawang merah, pengennya sih naik menjadi 40 t/ha, sedangkan untuk cabai merah berharap bisa 20 t/ha. Caranya? Ada beberapa teknologi pengungkit. Untuk bawang merah, dengan penggunaan benih TSS dengan peningkatan populasinya menjadi 800rb per ha. Sedangkan untuk cabai merah, prinsipnya juga sama peningkatan populasi dengan menerapkan teknologi persemaian sehat dan teknologi ramah lingkungan lainnya. Hehe.. kapan-kapan saja ya cerita teknologinya, males cerita yang serius..

Saya hanya pengen cerita serunya ketemu temen2 sejiwa. Satu jiwa di hortikultura. Sama seperti kalau ikut seminar hortikultura, rame. Pertama, jelas dong rame hahahihi ketemuan udah lama. Kedua, seru cerita up to date tentang hortinya, terutama bagi kami2 sebagai peneliti berjiwa pengusaha.. hahaha...
Ketemu Bu Evy, yang punya Granola Kembang. Hmmmm... haduh, saya yang jawa jogja aja kalah jauh halusnya dengan beliau. Nanya2 gimana bisa bikin varietas tersebut. Pengen sih, suatu saat begitu, punya varietas kentang sendiri. Hmmmm... mudah2n dengan pemotongan anggaran APBN ini, bisa mengeksplor banyak hal deh.. Juga dengan Bu Sorta. Tukar cerita pengalaman beliau, terutama saat beliau masih muda, yang juga punya bisnis bunga.
Hmmmm.. Tau ga kesamaan mereka berdua. Kami saling mengisi, berdiskusi, saling memuji, wooow.. indahnya, seru deh pokoknya. Saya yang jauh lebih muda dibandingkan ke-2 senior tersebut, seperti ketemu indung semang, seperti dikasih motivasi. Yup, terkadang berseragam, bikin kami terkungkung birokrasi, tidak bisa berkreasi dan terkadang dimusuhi... hahaha.. Ya, ga bisa dipungkiri, usaha pribadi, kadang bikin orang iri... Ya sudahlah, memang itu resikonya.
Tetep semangat untuk berkarya demi negeri.................
Proliga atau dikenal dengan produksi lipat ganda, merupakan program untuk melipatgandakan produksi dua komoditas yang konon menghebohkan inflasi, cabe dan bawang merah. Untuk bawang merah, pengennya sih naik menjadi 40 t/ha, sedangkan untuk cabai merah berharap bisa 20 t/ha. Caranya? Ada beberapa teknologi pengungkit. Untuk bawang merah, dengan penggunaan benih TSS dengan peningkatan populasinya menjadi 800rb per ha. Sedangkan untuk cabai merah, prinsipnya juga sama peningkatan populasi dengan menerapkan teknologi persemaian sehat dan teknologi ramah lingkungan lainnya. Hehe.. kapan-kapan saja ya cerita teknologinya, males cerita yang serius..

Saya hanya pengen cerita serunya ketemu temen2 sejiwa. Satu jiwa di hortikultura. Sama seperti kalau ikut seminar hortikultura, rame. Pertama, jelas dong rame hahahihi ketemuan udah lama. Kedua, seru cerita up to date tentang hortinya, terutama bagi kami2 sebagai peneliti berjiwa pengusaha.. hahaha...
Ketemu Bu Evy, yang punya Granola Kembang. Hmmmm... haduh, saya yang jawa jogja aja kalah jauh halusnya dengan beliau. Nanya2 gimana bisa bikin varietas tersebut. Pengen sih, suatu saat begitu, punya varietas kentang sendiri. Hmmmm... mudah2n dengan pemotongan anggaran APBN ini, bisa mengeksplor banyak hal deh.. Juga dengan Bu Sorta. Tukar cerita pengalaman beliau, terutama saat beliau masih muda, yang juga punya bisnis bunga.
Hmmmm.. Tau ga kesamaan mereka berdua. Kami saling mengisi, berdiskusi, saling memuji, wooow.. indahnya, seru deh pokoknya. Saya yang jauh lebih muda dibandingkan ke-2 senior tersebut, seperti ketemu indung semang, seperti dikasih motivasi. Yup, terkadang berseragam, bikin kami terkungkung birokrasi, tidak bisa berkreasi dan terkadang dimusuhi... hahaha.. Ya, ga bisa dipungkiri, usaha pribadi, kadang bikin orang iri... Ya sudahlah, memang itu resikonya.
Tetep semangat untuk berkarya demi negeri.................
Senin, 30 Januari 2017
Inspiratif : Rudi Habibie
Weekend Sabtu kemarin, kami ngabisin 3 film di rumah. Rudi Habibie, aadc2, dan hijaber... Dan yang kepikiran adalah film ttg Rudi Habibie, dan tadi malem nonton bahasannya di mata Najwa di YouTube... One word, inspiratif...
Introspeksi diri... Hmmmm... Jadi malu.. Saya malah sibuk dg perasaan sy yg ga penting. Mungkin, saya tdk sejenius beliau, sekaya beliau, tapi ga ada salahnya, ditiru, sebisanya...
1. Kepikir juga, masa sih, pak Habibie smp segitunya mikirin Indonesia. Smp hrs berjuang bikin seminar prmbangunan, pake berantem dg temen2nya, dg pejabat pemerintah di sana. Segitu yakinnya dg kemampuannya, segitu beraninya... Membangun industri pesawat terbang pada masa itu...
Ah, kenapa saya juga ga yakin ya dg kemampuan saya. Udah jelas, utk pertanian, sy mampu. Sy aja yg sibuk sendiri dg hal2 lain. Sptnya sy hrs fokus dg kemampuan sy, di bidang pertanian, di kentang, di hidroponik...
2. Rudi pun tidak menggantungkan mimpinya KPD pemerintah. Bahkan, dg pedenya, ga mau melibatkan pemerintah dlm seminarnya. Wuih, kereeen. Pede bgt... Saya terus terang, ga berani. Takut disemprit... Hahaha...
Bukannya berharap KPD pemerintah, cmn ga enak bila berjalan sendiri. Tapi repot juga sih, diajak kerjasama, Eh, dicurigai untuk kepentingan pribadi. Ok deh, sebodo deh... Kayaknya, harus tutup telinga spt saat Rudi dicemooh dg mimpinya...
3. Kuatkan iman...
Sama, pgn spt mata air...
Simpulannya : pede, fokus, sebodo, iman
Ok mari kita buat road map nya dan jalankan...
Bismillahirrahmanirrahim
Sabtu, 28 Januari 2017
Kuncinya hidroponik : Nutrisi
Minggu kemarin, happy saya mendengar laporan pegawai saya. Nutrisi vegetatif khusus untuk pembibitan saya tokcer. Ga saja bikin pertumbuhan vegetatifnya cepat, tapi juga muda terus. Udah berkali2 distek, tapi induknya ga tua2 juga...
Alhamdulillah... Jangan bikin geer saya ya, kata saya ke pegawai saya... Insya Allah engga Bu. Bahkan saya juga heran, Bu..
Alhamdulillah, tahun ini saya agak longgar. Tidak terlalu banyak proyek. Insya Allah, bisa fokus lagi di penelitian kentang... Kebetulan memang proyek pribadi sudah menunggu. Termasuk, pengen ikut2an melirik bisnis nutrisi...
Nutrisi, bisa dibilang salah satu kunci sukses benih kami. Setelah ditanam, benih kami relatif lebih Vigor dan tahan penyakit. Saya sendiri kadang heran... Kok bisa ya... Hehe... Biasanya sih, laporan dari konsumen. Bu, tanaman tetangga saya sudah kena lodoh, sedang punya saya masih seger... Alhamdulillah...
Terkadang, saya suka sedih bila denger nutrisi hidroponik dibabat habis semua sama. Paling banter, dibedakan antara sayuran daun dan buah. Atau, untuk vegetatif atau generatif. Ok lah buat hobis. Tapi untuk bisnis, oow... Sayang lah... Sayang, investasi hidroponiknya, menurut saya...
Dan, selama ini, bila diperhatikan, kebanyakan masih fokus terhadap berapa EC saja, atau brp ppm konsentrasi suatu hara. Padahal, yg ga kalah penting adalah rasio antar hara tersebut. Amonium/nitrat, kalium/nitrogen, fosfor/nitrogen dst.... Dan itu pun harus disesuaikan dg fisiologi tanamannya.
Seru sebenernya. Dan untuk mengetahui mana yg terbaik, ya harus dicoba. Itulah mahalnya ilmu. Jangan salah, saya juga pernah gagal Krn ilmu coba2 ini. Makanya, coba2nya dikit aja ya... Hehehe...
Eitsss... Saat ini kami belum menjual nutrisi ya... Belum mampu produksi sendiri... yup, kendalanya sih bahan baku dlm jml besar biar efisien (ngaku aja, modal deh)
daaaan blm py waktu... heheh... Doakan saja dalam tahun2 ini...
daaaan blm py waktu... heheh... Doakan saja dalam tahun2 ini...
Ok deh, selamat mencoba yaaa
Senin, 05 Desember 2016
Binahong, obat luka
Ibu saya almh adalah apoteker, tapi lebih percaya dengan obat2an alami. Hal ini tanpa sengaja terbawa oleh saya. Lebih bertahan pake bahan2 alami, sampe kemudian menyerah pada obat kimia.
Kemarin, kaki saya nabrak motor saya karena ngegendong anak saya. Sobek kulitnya. Haduh, perih. Bibi saya menyarankan saya untuk mengoleskan daun binahong ke luka saya...
Hmmmm.. punya binahong sendiri, tapi baru mo coba pake binahong Dr daun segar. Pernah sih make, tapi sudah olahan untuk operasi. Konon lukanya jadi lebih cepat kering. Bener pa engganya sih, ga tau. Ga ada kontrol. Tapi lumayan sih, kayaknya. Minimal bikin tenang dg byknya testimoni...
Okelah make. Karena daun lebar dan tebal, daunnya banyak mengandung air. Wah, bakal perih deh, pikir saya. Dan, taraaa... Engga tuh.
Oke deh, kemudian, beberapa menit kemudian saya mandi. Bakal perih nih, jadi deh, posisi mandi saya atur biar air ga kena luka saya. Susah. Ya sudah deh, perih2 dikit. Dan, taraaa... Engga tuh. Hebat juga nih, ga kerasa perih sedikit pun...
Dan setalah mandi, biasalah pake band body. Sambil ngolesin ke kaki, lho kok lukanya nutup. Padahal sebelumnya, luka saya sobek, dengan luka yg menganga... Subhanallah.... Hebat bener nih daun binahong...
Binahong, di halaman rumah saya, termasuk tanaman bandel. Tumbuh subur, yg ga mati2 dan malah beranak Pinak. Tanaman murah, yang ga nyangka, khasiatnya tokcer bener buat ngatasin luka.. bikin luka ga perih dan luka mudah menutup. Kayaknya bagus juga bagi penderita diabet yg lukanya ga sembuh2... Ga usah pake diolah macem2. Cukup diremes2 dan dioleskan pada lukanya. Dijamin cepet kering dan luka segera menutup...
So rekomemded deh utk tanaman obat di halaman... Ayo, tanam binahong...
Kemarin, kaki saya nabrak motor saya karena ngegendong anak saya. Sobek kulitnya. Haduh, perih. Bibi saya menyarankan saya untuk mengoleskan daun binahong ke luka saya...
Hmmmm.. punya binahong sendiri, tapi baru mo coba pake binahong Dr daun segar. Pernah sih make, tapi sudah olahan untuk operasi. Konon lukanya jadi lebih cepat kering. Bener pa engganya sih, ga tau. Ga ada kontrol. Tapi lumayan sih, kayaknya. Minimal bikin tenang dg byknya testimoni...
Okelah make. Karena daun lebar dan tebal, daunnya banyak mengandung air. Wah, bakal perih deh, pikir saya. Dan, taraaa... Engga tuh.
Oke deh, kemudian, beberapa menit kemudian saya mandi. Bakal perih nih, jadi deh, posisi mandi saya atur biar air ga kena luka saya. Susah. Ya sudah deh, perih2 dikit. Dan, taraaa... Engga tuh. Hebat juga nih, ga kerasa perih sedikit pun...
Dan setalah mandi, biasalah pake band body. Sambil ngolesin ke kaki, lho kok lukanya nutup. Padahal sebelumnya, luka saya sobek, dengan luka yg menganga... Subhanallah.... Hebat bener nih daun binahong...
Binahong, di halaman rumah saya, termasuk tanaman bandel. Tumbuh subur, yg ga mati2 dan malah beranak Pinak. Tanaman murah, yang ga nyangka, khasiatnya tokcer bener buat ngatasin luka.. bikin luka ga perih dan luka mudah menutup. Kayaknya bagus juga bagi penderita diabet yg lukanya ga sembuh2... Ga usah pake diolah macem2. Cukup diremes2 dan dioleskan pada lukanya. Dijamin cepet kering dan luka segera menutup...
So rekomemded deh utk tanaman obat di halaman... Ayo, tanam binahong...
Minggu, 04 Desember 2016
Innalillahi Wa Innalillahi rojiu
Speechless, sore itu, sepulang ngantor, saat membuka wag TSS para pegiat TSS di lingkup kami...
Astaghfirullah... Innalillahi Wa Innalillahi rojiun.. Salah satu sahabat saya meninggal dunia Krn lakalantas. Cuman bisa nangis..
Merasa begitu dekat, dan paginya kami msh diskusi ttg tss, juga tanamannya yg roboh Krn naungan plastiknya terangkat akibat angin malam sebelumnya..
Umur kami sama. Kesibukan kami juga sama. Cuman beda karakter. Almh sangat santun, baik, Sholehah.. Tidak ada yg menafikannya. Bahasanya ga pernah kasar, teriak2, marah, emosi. Lembut pokoknya. Baik? Jelaslah, siapa aja dia bantu. Sholehah? Ya Allah, beliau ahli sujud dan shaum Sunnah.. Dg keluarganya yg juga harmonis.
Saya? Hmmm... Jauuuuuuuuuuuuuh
Dan Ya Allah, seandainya musibah itu terjadi pada saya, Astaghfirullah, udah deh...
Bener2 menjadi pengingat.. Bahwa umur sampai berapa bisa kita capai, tidak ada yg tau. segera bertaubat, memperbaiki diri. Tidak ada kata terlambat.
Semoga kita berakhir dg baik, Husnul khotimah... Aamiiin YRA
Allahumma firlaha waafihi wafuanha...
Ya Allah, ampuni sahabatku, maafkan segala kesalahannya...
Al Fatihah untuk sahabatku, Sri Rustini...
Kamis, 01 Desember 2016
Sahabat sejati
Punya sohib yg ga perlu cerita aja udah pengen mewek?
Hehehe...
Dulu, saya biasanya klu begini cuman ke bapak saya aja. Ga usah pake cerita, ngelihat wajahnya aja, udah pgn nangis. Dan setelah itu, legaaa, selega2nya..
Dan, barusan saya juga begitu ke sohib saya. Kakak angkatan kuliah saya. Biasanya, klu sampe ngadu ke dia, artinya sudah level akut... Hahaha.. klu masih bisa di handle, ntar dulu lah... Gengsi, Malu meweknya... malah kadang bete, klu smp dikuatirkan... Masih belagu, bergaya everything is fine...
Itu mungkin yg namanya sahabat sejati, mungkin..
Tempat kita numpahin segala suka duka.. tapi anehnya, klu sama dia, hny numpahin duka saja... Hahaha... Makanya, klu smp sy nelpon dia dan ga keangkat, pasti deh dia nelpon balik. Kali2, sy udah minum racun, katanya... Hahaha... Lebay...
Dan saya bersyukur py sahabat spt itu. Ga byk temen yg bisa jd bener2 sahabat. Yg bener2 peduli sama kita.. Alhamdulillah...
Langganan:
Postingan (Atom)

