Topik Judul

Cari Blog Ini

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)
Lebih sehat, produksi dan kualitas lebih tinggi.. Minat??

Pemesanan Benih Kentang :

Hubungi http://jayamandirifarm.blogspot.com/
atau phone/whatsApp/Line/WeChat/Viber
+62 812 1919 2065
0812 1919 2065

email : vansekar@yahoo.co.id

LAYANAN KONSUMEN JM FARM :

Free/Gratis Khusus Konsumen :
- Panduan budidaya perbenihan kentang
- Konsultasi teknologi perbenihan kentang
,
Diskon Khusus Konsumen : Pembelian diatas jumlah minimum

Jumat, 12 April 2013

Jangan Sepelekan Saat Pergi Ke Luar Negeri

Lama ga ngeblog, jadi kangen nih..
Pengen cerita waktu jalan-jalan..

Setiap pergi ke luar negeri, selain cek paspor, tiket dll, kita pasti dikasih kartu keberangkatan dan kedatangan di bandara oleh Imigrasi. Sepertinya sepele, tapi harus diisi dan dikembalikan kartu keberangkatannya dan menyimpan kartu kedatangan dan mengembalikannya saat kita kembali ke Indonesia. :)

Isi kartu keberangkatan dan kedatangan sebenarnya hanya informasi kapan kita berangkat dan pulang ke Indonesia. Tapi mungkin data ini penting bagi Imigrasi. Dan di negara lain pun, kita akan disodorkan kartu serupa dengan model yang berbeda-beda, tapi intinya sama. Saran saya, jangan sepelekan ato ga sengaja menyepelekan kartu kecil tersebut :)

Waktu itu saya mengikuti training di Kuala Lumpur. Rencana, setelah selesai acara penutupan, saya langsung berangkat ke Singapura untuk liburan dengan hubby. Untuk efisien waktu, saya niatkan malam itu juga berangkat ke Singapura. Sejujurnya, saya agak takut pergi ke Singapura malam-malam pakai kereta api. Sendiri pula. Mana teman-teman training pun, juga mengkhawatirkan saya. Tapi saya kekeh, ga mau rugi waktu perjalanan kalau harus menunggu besok paginya :) Sementara semua barang bawaan, saya titipkan ke loker hotel di Kuala Lumpur untuk saya ambil kembali saat saya kembali lagi dari Singapura.

Tour itu diawali dengan perjalanan saya pakai taksi dari Hotel di kawasan Twin Tower. Ga masalah, karena kebetulan taksinya bagus dan terpercaya dari hotel. Masuk stasiun dengan tiket yang sudah saya pesan sebelumnya, juga aman sampai saya masuk ke dalam kereta api.

Malam itu, saat di perbatasan Malaysia dan Singapura dan akan dicek Imigrasi Malaysia, baru saya ngeh kalau kartu kedatangan saya ketinggalan di koper saya di loker hotel di Kuala Lumpur. Blaik, muleslah perut saya. Pasrah.com. Untung, setelah sedikit memelas, bisa lewat, mungkin karena saya tinggal ke luar dari negaranya kali, jadi Alhamdullilah ga masalah..


Waktu di Imigrasi Singapura, baru ngeh lagi keteledoran kedua saya. Saya hanya ingat nama hotel yang bakal saya inapi, tanpa ingat nama daerah hotel tersebut. Hal ini penting karena pada kartu kedatangan ke Singapura, saya harus menyebutkan nama daerah tujuan menginap saya. Untuk kedua kalinya, saya mules lagi. Mau coba nanya hubby by phone karena dia yang meng-set tour kami, hp nya tidak aktif karena hubby juga baru sampai di Singapura, sehingga no operator dari Indonesia ga bisa dihubungi.. Untuk kedua kalinya pula, saya pasrah, kalau sampai dipulangin ke Indo :(

Benar kan, saat ditanya di Imigrasi, saya ga bisa jawab nama daerah yang akan saya kunjungi. Aduh, nyesel kenapa saya ga mempersiapkan tour saya dengan baik. Mungkin karena saya sibuk mempersiapkan training saya, sehingga urusan liburannya, hanya pasrah saja diurusin hubby, sehingga lupa menanyakan dimana letak hotel saya.

Akhirnya, saya ditarik masuk ke ruang kecil di Imigrasi. Diinterogasi segala. Difoto layaknya pesakitan. Duh.. Takut dikira teroris apa ya, atau pekerja gelap kali. Alhamdullillah, akhirnya, saya dilepas.. Ga tau kenapa, apa ada hubungannya dengan status pekerjaan saya kali. Ga kebayang deh, seandainya hal terburuk terjadi. Setelah itu kapok deh teledor lagi. Hikmahnya, persiapkan perjalanan kita dengan sebaik-baiknya, apalagi bila perjalanan dilakukan sendiri. Malam-malam pula.. Inilah efek nekat liburan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar