Topik Judul

Cari Blog Ini

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)
Lebih sehat, produksi dan kualitas lebih tinggi.. Minat??

Pemesanan Benih Kentang :

Hubungi http://jayamandirifarm.blogspot.com/
atau phone/whatsApp/Line/WeChat/Viber
+62 812 1919 2065
0812 1919 2065

email : vansekar@yahoo.co.id

LAYANAN KONSUMEN JM FARM :

Free/Gratis Khusus Konsumen :
- Panduan budidaya perbenihan kentang
- Konsultasi teknologi perbenihan kentang
,
Diskon Khusus Konsumen : Pembelian diatas jumlah minimum

Selasa, 14 Desember 2010

Biologi Reproduksi Tanaman Berbiji


Kemarin saya ujian mata kuliah Pertumbuhan dan Perkembangan dengan Topik Biologi Reproduksi Tanaman Berbiji. 4 kali kuliah.. Sebenarnya bahan tersebut sudah saya peroleh setahun lalu, saat saya ambil mata kuliah Biologi Reproduksi.
Yah, paling tidak mengingatkan saya tentang:
1. Transisi pertumbuhan vegetatif ke pertumbuhan generatif
2. Mikrosporogenesis dan mikrogametogenesis
3. Megasporogenesis dan megagametogenesis
4. Pembentukan buah.

Selain genetik, faktor lingkungan mempengaruhi perubahan masa transisi vegetatif ke generatif seperti panjang hari, suhu, air, nutrisi, dan ZPT. Beberapa point menarik bagi saya antara lain adalah :
1. Ternyata stimulus thermo dipindahkan melalui sel anakan, sedangkan stimulus fotoperiode dipindahkan dari daun, internode ke meristem apikal, lateral
2. Periode gelap lebih penting daripada periode terang dalam menginduksi pembungaan. Periode terang menghasilkan fotosintat untuk kemudian digunakan untuk berbunga pada periode gelap.
3. Tanaman roset merupakan ciri morfologi yang peka stimulus thermo
4. Terkadang tanaman membutuhkan gabungan respon thermo dan fotoperiode secara bersamaan. Sehingga bila salah satu tidak terpenuhi, maka pembungaan tidak terjadi.
5. Syarat stimulus thermo : pada bagian yang aktif membelah, aerob, reversible pada kondisi tertentu
6. Pengaruh utama GA3 adalah memanjangkan batang, internode. Seandainya berbunga adalah pengaruh sekunder. karena perpanjangan batang dan pembungaan dikontrol gen yang berbeda.

Soal mikro dan mega sporogenesis dan gametogenesis merupakan hal yang rumit bagi yang belum paham, apalagi dipusingkan dengan bedanya angiospermae dan gymnospermae, tapi seru juga mengetahui rahasia di balik itu.. Subhanallah, Allah memang Maha Besar . Bagaimana terjadi pembelahan meiosis dan mitosis dan faktor pengendaliannya..

Dari pecahnya anter, polen pecah, reseptif di stigma, membentuk tabung polen dan terjadilah fertilisasi. Dari zygot, proembrio, embrio.
Tapi jangan kaget ya.. bisa saja terbentuk buah tanpa fertilisasi..

Selama ini yang dipahami : sel telur dan sperma menjadi zygot.. Tidak seperti manusia, zygot bisa juga terbentuk antar sperma dengan nuselus, antipodal.. atau disebut Apomiksis (pembentukan buah tanpa fertilisasi) yang buahnya disebut partenokarp.
Secara eksternal, dapat diberikan auksin dan giberilin agar terbentuk buah partenokarp yang tanpa biji. Auksin dan giberilin eksternal inilah yang menggantikan biji sebagai sumber auksin endogen sehingga dapat terbentuk buah..

        Anther dengan mikrosporogenesis-nya

Ada banyak pembagian kelompok buah. Yang menarik saya adalah buah palsu. karena apa yang kita sebut buah, terkadang bukan buah asli.. maksudnya gabungan buah dengan jaringan pendukungnya.
Contoh : jambu mete. Buahnya merupakan tangkai bunga, sedangkan yang sering dimakan adalah bijinya.. Seru kan..

Dan yang pasti menambah rasa syukur kita kepada Allah SWT.. Subhanallah..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar