Topik Judul

Cari Blog Ini

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)
Lebih sehat, produksi dan kualitas lebih tinggi.. Minat??

Pemesanan Benih Kentang :

Hubungi http://jayamandirifarm.blogspot.com/
atau phone/whatsApp/Line/WeChat/Viber
+62 812 1919 2065
0812 1919 2065

email : vansekar@yahoo.co.id

LAYANAN KONSUMEN JM FARM :

Free/Gratis Khusus Konsumen :
- Panduan budidaya perbenihan kentang
- Konsultasi teknologi perbenihan kentang
,
Diskon Khusus Konsumen : Pembelian diatas jumlah minimum

Selasa, 14 Desember 2010

Pengalaman nanam aeroponik dengan Rockwool

Penanaman stek kentang di aeroponik menggunakan rockwool sebagai penyangga agar tanaman tidak roboh. Rockwool merupakan limbah seperti kapas, tetapi lebih kasar.

Pada periode pertama, saya gunakan rockwool setelah direndam dalam larutan fungisida dan agak memenuhi lubang tanam. Hasilnya, stek saya mati, tercekik dan patah setelah 3-4 hari kemudian..


Periode kedua, karena takut mati tercekik, maka saya longgarkan di lubang tanam dan rockwool tidak saya rendam dalam larutan fungisida. Hasilnya, tanaman melorot. Dugaan saya, bila lama2, pangkal batang bisa terkena cahaya matahari, bisa2 tanaman tidak mau berumbi..

stek ditanam dengan rockwool

Karena rockwool tidak basah alias kering, maka tangan saya gatal2.. Seperti ada kaca kecil2 di sela2 jemari tangan saya. Awalnya saya tidak terlalu menyadarinya.. Hanya terasa gatal saja. Hingga akhirnya karena ga tahan gatal, akhirnya saya rendam dalam air hangat dan saya sikat jemari saya..
Alhamdullillah.. gatalnya hilang

Akhirnya, nanem dengan rockwool harus dengan perasaan.. jangan terlalu penuh, tapi juga jangan terlalu longgar..
Sedang2 saja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar