Topik Judul

Cari Blog Ini

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)
Lebih sehat, produksi dan kualitas lebih tinggi.. Minat??

Pemesanan Benih Kentang :

Hubungi http://jayamandirifarm.blogspot.com/
atau phone/whatsApp/Line/WeChat/Viber
+62 812 1919 2065
0812 1919 2065

email : vansekar@yahoo.co.id

LAYANAN KONSUMEN JM FARM :

Free/Gratis Khusus Konsumen :
- Panduan budidaya perbenihan kentang
- Konsultasi teknologi perbenihan kentang
,
Diskon Khusus Konsumen : Pembelian diatas jumlah minimum

Senin, 16 April 2012

Kelemahan Usaha Aeroponik Produksi Kentang G0

Ga sadar, rasa2nya posting saya tentang aeroponik kentang G0 lebih bercerita yang manis2nya saja ya.. Seperti produksinya yang tinggi, lebih sehat, mata tunas lebih banyak sehingga produk turunannya juga banyak dll.. Ups sorry.. Ga adil juga bila saya tidak bercerita tentang kelemahannya..

1st, tentu kelemahan utamanya adalah modalnya besar..
Jangan dikira murah ye.. Untuk investasinya, rumah screen dan sarana prasarana aeroponik bagi saya cukup mahal. Meskipun keuntungannya lumayan, tapi karena modalnya cukup besar, tidak semua orang kentang berani terjun ke bidang ini. Kemarin saat rapat perbenihan kentang dengan sesama produsen G0, ternyata dari 7 produsen kentang G0 resmi yang bekerja sama dengan Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa), ternyata hanya 2 produsen saja yang aeroponik (termasuk saya).

2nd, listrik dan air harus terjamin..
So, bila listrik sering padam, bersiap2 lah untuk membeli genset. Sebaiknya juga punya sumber air sendiri untuk menjamin ketersediaan air. Artinya modal harus tebel ya..
Karena investasinya yang besar, usaha aeroponik ini harus memiliki keamanan yang tinggi. Biar aman, ada penjaga malamnya.

3th, dibutuhkan sumberdaya manusia yang profesional
Idealnya memahami tentang nutrisi, aklimatisasi, pemeliharaan sistem, mesin dan tanaman.
Jelas donk tau mengenai nutrisi AB mix dan bagaimana memformulasikannya. Baik aeroponik atau konvensional, sebaiknya tahu tentang aklimatisasi, yang berarti sedikit tahu tentang kultur jaringan. Sejujurnya saya kurang paham dengan sistem dan mesin dalam menjalankan aeroponik karena ini merupakan tanggung jawab hubby saya. Hehe.. saya tinggal minta gimana caranya kondisi menjadi begini begitu.. kemudian hubby lah yang mikir soal sistem dan permesinan.. Soal fisiologi tanaman, ini mah hobi saya, saya paling suka mengamati tanaman kenapa begini dan begitu.. Paling betah saya seharian nongkrongin tanaman atau iseng memberi perlakuan tertentu dan saya ikuti perkembangannya hari per hari..
 
Dari 2 praktisi aeroponik kentang G0 yang bekerjasama dengan Balitsa, mereka merupakan peneliti pertanian. Yang tidak bekerjasama dengan Balitsa, 1 teman praktisi aeroponik adalah PNS pertanian. Tapi jangan minder bagi yang bukan pertanian, ada juga sih yang saya kenal 1 produsen G0 aeroponik di Pangalengan yang bukan orang pertanian. Cuman saya ga begitu tau perkembangan usahanya.. Dulu sih suka nanya2 ke hubby tentang hama penyakit, tapi sekarang tidak lagi, udah pinter kali ya..

4th, Mudahnya penyebaran penyakit sistemik melalui nutrisi
Nah ini dia yang mengerikan. Sekali kena, yo wis.. menyebarlah penyakit ke semua tanaman. Perlu ekstra hati2 agar selalu steril..

So, emang aeroponik merupakan teknologi yang cukup menjanjikan, tapi jangan lupa kelemahannya yang harus benar2 diperhatikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar