Topik Judul

Cari Blog Ini

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)

Jual benih kentang bersertifikat G0 aeroponik dan turunannya (G1, G2)
Lebih sehat, produksi dan kualitas lebih tinggi.. Minat??

Pemesanan Benih Kentang :

Hubungi http://jayamandirifarm.blogspot.com/
atau phone/whatsApp/Line/WeChat/Viber
+62 812 1919 2065
0812 1919 2065

email : vansekar@yahoo.co.id

LAYANAN KONSUMEN JM FARM :

Free/Gratis Khusus Konsumen :
- Panduan budidaya perbenihan kentang
- Konsultasi teknologi perbenihan kentang
,
Diskon Khusus Konsumen : Pembelian diatas jumlah minimum

Kamis, 13 Desember 2012

Berdoa atau Menyuruh Tuhan?

Beberapa waktu lalu dalam rangka liburan lebaran haji, saya bawa bekal buku "Berdoa ataukah Menyuruh Tuhan?" untuk pengisi waktu dalam perjalanan tour de Java. Gaya.com. Buku karangan Agus Mustofa tersebut entah kapan dibeli hubby, tapi baru sempet saya jamah karena penasaran dengan judulnya yang nyentil saya, yang emang ngerasa kebanyakan permintaan kepada Tuhan..

Hmhm.. bener.. buku itu nyentil saya..

Dulu waktu sekitar kuliah S1, saya pernah dinasehati seorang guru pesantren, kita ga perlu detil2 berdoa, karena Allah Maha Tahu.. Di sisi lain, saya pernah baca cerita, entah bercanda ato tidak. Seseorang berdoa minta mobil Kijang, pada kenyataannya tidak dikabulkan karena salah doanya, sebenarnya Allah akan memberikan mobil Mercy yang lebih mahal, tapi berhubung yang diminta Kijang, jadi ga dikasih..


Dengan keterbatasan ilmu agama saya, ya saya lakukan yang saya yakini saja.. Sesuai adab berdoa, dimulai dengan istighfar, mohon ampunan doa dan kemudian dzikir, barulah berdoa apa yang saya pinta.. Lama2 saya perbaiki istighfar saya, bukan saja egois mohon ampunan dosa saya, ortu saya, keluarga saya, tetapi juga yang lain. Ikut mendoakan orang lain. Dzikir ditambahin dengan Asmaul Husna dan Shalawat..

Dulu, waktu saya umroh, saya punya banyak titipan doa dari teman2. Biar ga lupa, saya catat dalam kertas kecil, biar tinggal dibaca. Biar efisien (busyet dah, berdoa aja pake efisien), saya bikin daftar biar sistematis.. Saking seringnya berdoa yang ada di catatan tersebut, akhirnya hafal...
Akhirnya kebawa sampai sekarang. Dari semua permintaan, saya buat sistematis. Biar urut, ga kelewat. Kesehatan, keluarga sakinah mawadah warohmah, rezeki, dst....

Nah, pas baca buku ini, jadi malu deh..
Yang bikin terhenyak adalah bukan doanya (permintaannya) yang diperbanyak, tapi dzikirnya !!
QS Al Ahzab :41-42. Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (kepada) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang hari.  
Sebenarnya sudah sering baca ayat ini, tapi ga ngeh, bahwa artinya banyak2lah dzikirnya daripada doanya..

Terdapat lima tingkatan doa, yang akan mempengaruhi sikap kita dalam berdoa dan redaksi kita dalam mengucapkan permintaan doa.
#1# berdagang dengan Allah
Setiap kita berbuat baik, kita mengharapkan imbalan dari Allah, seolah kita berdagang dengan Allah.. Bila kita bersedekah agar rezeki kita meningkat, yang kita dapat ya rezeki itu saja. Padahal sebenarnya terlalu sempit, padahal kalau niat iklas bersedekah karena Allah, kita bisa dapat lebih, tidak saja tambahan rejeki.. Sama Allah kok itung2an sih..
Jadi inget ustad yang suka ngajarin itung2an sedekah..

#2# Menuhankan Allah
Berarti sudah ga dagang lagi, benar2 sudah meminta karena memang Allah Maha Penguasa. Bila Allah berkehendak, tidak ada yang bisa menghalangi.

#3# Minta dipilihkan yang terbaik
Memang Allah tempat kita meminta, namun bukan berarti kita bisa minta semaunya dan kadang terjebak kepada menyuruh Allah. Kecuali lagi teraniaya lho ya. Kita pasrahkan yang terbaik buat kita.
Jadi teringat saat baca buku Dahlan Iskan tentang ganti hatinya. Saat masuk ke ruang operasi, Pak DI sudah tidak minta diselamatkan dari operasi lagi. Beliau malu, beliau hanya minta diberikan yang terbaik. Bila memang hidup atau malah mati adalah yang terbaik, beliau pasrah setelah berjuang sebisa mungkin.

#4# Mensyukuri nikmat
Siapa saja yang pandai bersyukur, pasti akan diberi kenikmatan yang lebih. Orang2 yang masih berdoa dengan meminta ibaratnya masih kekurangan, sedangkan bagi orang yang sudah pandai bersyukur, justru penuh dengan kenikmatan. Semakin panjang permintaan, semakin banyak kekurangan.. Semakin banyak bersyukur, semakin banyak kenikmatan..  Wah, kesindir deh saya..

 #5# Berbuat seperti Allah
Maksudnya meniru perbuatan Allah, seperti kepanjangan tangan Allah, atau bekerja sebagai karyawannya Allah. Artinya semua karunia yang kita miliki digunakan untuk kebajikan..
Berbuat baiklah kepada orang lain, sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu..

Hmhm.. jadi malu deh..
Dan ternyata, merubah kebiasaan meminta agak sulit diubah..
Ok, banyak2lah bersyukur dan berbuat kebajikan seolah kita adalah karyawan Allah..
Mari...
  
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar